Pengajian Akhir Tahun Remaja PAC LDII Gading, Bentengi Generus dari Pengaruh Negatif

Kegiatan Pengajian Akhir Tahun Remaja yang digelar pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 di Masjid Al-Ikhwan, Lebak Timur

Malam pergantian tahun yang identik dengan pesta dan kegiatan hiburan dimanfaatkan secara berbeda oleh Remaja PAC LDII Gading. Sebanyak 24 generasi muda memilih mengikuti Pengajian Akhir Tahun Remaja yang digelar pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 di Masjid Al-Ikhwan, Lebak Timur, sebagai upaya memperkuat iman, mempererat kekompakan, serta membentengi diri dari pengaruh negatif pergaulan.

Pengajian akhir tahun tersebut mengusung judul Ngga Dulu (Ngaji Gembira Akhir Tahun Daripada Buat Keluyuran), yang menjadi ajakan kepada generasi penerus (generus) LDII untuk mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan yang positif, bermanfaat, dan bernilai ibadah.

Ketua pelaksana kegiatan, Dendi Aktsari Rozaq, menegaskan bahwa pengajian akhir tahun ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda LDII. “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai ikhtiar menjaga generasi muda LDII agar tidak terpengaruh oleh arus pergaulan bebas dan kerusakan moral yang marak terjadi, terutama saat momen pergantian tahun,” ujarnya.

Menurut Dendi, tema yang diangkat memiliki pesan dakwah yang sederhana namun bermakna kuat. “Tema ‘Ngga Dulu’ menjadi pengingat bagi generus LDII untuk tidak menghabiskan waktu dengan keluyuran yang kurang bermanfaat, melainkan mengisinya dengan pengajian dan kegiatan positif yang dapat memperkuat iman dan akhlak,” jelasnya.

 

Selain pengajian, kegiatan ini juga diisi dengan sesi ngegril bersama yang dikemas secara sederhana dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah kekompakan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di antara generasi muda LDII. Suasana keakraban dan kebersamaan terlihat jelas saat para peserta saling berinteraksi dan bekerja sama, sehingga tercipta hubungan yang lebih solid dan harmonis.

Dendi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman agama, tetapi juga penguatan karakter dan kebersamaan antar generasi muda. “Kami ingin generus LDII tetap rukun, kompak, dan saling menjaga. Kebersamaan seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan. Dengan lingkungan yang positif, generus akan lebih kuat dalam menghadapi pengaruh negatif dari luar,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Wanhat PAC LDII Gading, Priharso, yang memberikan nasihat dan doa pada penutup kegiatan. “Kegiatan pengajian akhir tahun ini sangat positif sebagai benteng moral generasi muda. Generasi muda harus tetap rukun, kompak, dan istiqamah dalam menjalankan ajaran agama, karena kalian adalah penerus perjuangan dakwah LDII,” pesannya.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu peserta, Melinda Puspita Sari, mengaku sangat menikmati rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. “Kegiatannya sangat menyenangkan dan seru, apalagi bisa kumpul bareng, ngaji, dan ngegril bersama,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Semoga ke depannya teman-teman bisa terus kumpul bareng seperti ini, karena selain menambah kebersamaan, kegiatan ini juga membuat kita lebih semangat dan termotivasi,” tambahnya.

Melalui Pengajian Akhir Tahun Remaja PAC LDII Gading ini, diharapkan generasi muda LDII semakin kuat secara moral dan spiritual, serta mampu menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen LDII dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia, rukun, dan kompak, khususnya di wilayah PAC LDII Gading. (ysy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *