Camat Tambaksari dan Guru Besar UNAIR Bangun Sinergi Melalui Kunjungan Kurban LDII

pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 H

Camat Tambaksari, Sunarno Aristono, bersama Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Iwan Sahrial, melakukan kunjungan silaturahim sekaligus meninjau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Pimpinan Cabang (PC) LDII Tambaksari, Rabu (27/5/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung di Masjid Sabilul Muttaqin dan Pondok Pesantren Subulussalam, Surabaya. Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau kesiapan panitia kurban, fasilitas pendukung, serta penerapan aspek kesehatan dan kesejahteraan hewan dalam proses penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.

Dewan Penasihat PC LDII Tambaksari, Mulyono, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pemerintah kecamatan dan kalangan akademisi terhadap pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan masyarakat.

“Kunjungan Pak Camat dan Prof. Iwan merupakan bentuk perhatian serta sinergi yang baik antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi silaturahim yang terjalin melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Mulyono menjelaskan bahwa panitia kurban di lingkungan LDII secara berkelanjutan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para petugas melalui berbagai program pelatihan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengelolaan dan penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat sekaligus memenuhi standar kesehatan hewan.

“Panitia kurban perlu mendapatkan pelatihan, baik secara internal maupun eksternal, agar memiliki pemahaman yang sama mengenai tata cara penyembelihan dan perawatan hewan kurban yang sesuai dengan ketentuan syariat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga membekali panitia dengan pengetahuan mengenai kesehatan dan kesejahteraan hewan. Dengan demikian, pelaksanaan kurban dapat berlangsung secara profesional, aman, dan memenuhi standar yang berlaku.

Mulyono berharap hubungan baik yang telah terjalin antara pengurus masjid, pemerintah kecamatan, dan kalangan akademisi dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan pada masa mendatang.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga kolaborasi yang terbangun semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia akademik semakin erat dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban yang tidak hanya memenuhi aspek syariat, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban. (ysy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *